Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Representasi Hunian Artsy Keluarga Kreatif Dyah Safitri Yuniar

    Dyah Safitri Yuniar
    Ruang tamu dengan dekorasi bernuansa chic
    Studio kerja bernuansa simpel & cozy
    Tangga minimalis dengan sentuhan klasik dan Ruang keluarga berkonsep minimalis n
    Dapur utama dengan fasilitas modern

    Rumah bukan hanya sebagai tempat berteduh dikala hujan atau panas, tetapi juga sebagai tempat dimana sebuah keluarga dapat berinteraksi, tumbuh, dan berkembang bersama dengan baik. Kenyamanan menjadi aspek yang diutamakan guna mendapatkan ketenangan batin sang penghuni rumah. Indah yang tidak berarti harus mewah, tetapi lebih menuju pada kepuasan batin akan rumah yang memberikan rasa nyaman untuk ditinggali.

    Rumah berkualitas adalah sebuah hunian yang mampu menampung keinginan dan mengekspresikan sang pemilik rumah dalam setiap tubuh rumah. Mereka yang peduli akan kenyamanan saat berada di dalam rumah akan begitu teliti membangun setiap detail sudut rumah. Rumah dianggapnya tak sekedar sebagai tempat berteduh dari hujan dan panas, lebih dari itu. Rumah yang berkualitas akan memiliki nyawa, sehingga mereka yang tinggal di dalamnya akan betah berlama-lama untuk berinteraksi di dalamnya. Hal tersebutlah yang berhasil disajikan oleh seorang Dyah Safitri Yuniar dalam menerjemahkan hidupnya dalam sebuah landscape rumahnya. “Setiap detail rumah adalah kreativitas yang dituangkan dalam bentuk bangunan dan memberi kepuasan serta kenyamanan bagi penghuni. Konsep yang diterapkan di rumah ini sebenarnya gabungan dari banyak ide yang dikumpulkan dari internet dan majalah. Kami ambil yang cocok lalu dipadu-padankan satu sama lain. Namun secara keseluruhan, bangunan ini bernuansa modern dengan fasad geometris. Sementara tampilan eksterior ada nuansa alami dari beberapa jenis batu alam. Jadi meskipun modern gayanya namun tetap ingin ada detail di dalamnya. Warna rumah lebih banyak menggunakan abu-abu dan putih dan dipenuhi pernak-pernik yang unik pada interiornya,” ujar istri dari Hery Siswanto tersebut.

    Hunian yang berlokasi di Jalan Wonosari Km. 8, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta tersebut mengusung tema hunian tropis dengan desain fasad berbentuk persegi vertikal dan horizontal. Fasad yang berbentuk kotak membuat wajah hunian mereka terkesan kaku. Oleh karenanya, pasangan ini mengaplikasikan material batu alam pada sisi dinding depan. Unsur kayu juga dihadirkan pada bagian pagar rumah dengan rangka besi berwarna hitam bernuansa industrial, berpadu dengan sentuhan unsur hijau pada tanaman di bagian teras dan balkon lantai atas. Selain memberi kesan alami, kehadiran unsur batu alam, kayu, dan tanaman juga mempertegas konsep tropis yang ingin mereka tonjolkan di bagian fasad bangunan.

    Berbicara soal konsep interior rumah yang mulai ditempati sejak Maret 2017 tersebut, Dyah mengaku sengaja mencampurkan berbagai gaya dalam satu kesatuan interior. Ya, pasangan ini tak terpaku pada satu gaya dalam mendesain. Mereka lebih suka memadukan satu gaya dengan gaya yang lain. Di area ruang tamu, Dyah lebih menonjolkan sentuhan retro tetapi tetap terlihat chic dari pemilihan furnitur serta dekorasi ruangan yang diaplikasikan. Dominasi dinding bernuansa monochrome tetap dipertahankan, berpadu dengan sentuhan abu-abu pada furnitur yang digunakan. Sofa set bergaya vintage menjadi daya tarik tersendiri pada area ruang tamu. Beberapa pernak-pernik dekorasi bergaya shabby chic seperti rak dinding, cabinet, serta sebuah cermin pada sudut ruang tamu semakin mempercantik tampilannya. Sudut ruang tamu tersebut menjadi area instagenic diantara sisi ruangan lain yang ada di dalam rumah. Sebuah lampu unik bergaya industrial menjadi pemanis dekorasi ruang dari sisi penerangan yang memberikan kesan hangat di dalam ruang tamu.

    Bergeser menuju living room dari rumah yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 161 m² tersebut, nuansa hangat nan nyaman nampak begitu terasa dari pemilihan furnitur serta warna-warna kecoklatan yang menghiasi di dalamnya. Sebuah sofa bergaya minimalis modern berwarna coklat nampak menarik berpadu dengan meja industrial serta nuansa putih dan abu-abu dari dinding ruangan yang tetap dipertahankan. Sebuah televisi layar datar menjadi entertainment pada ruang keluarga. Beberapa pernak-pernik dekorasi nampak menghiasi beberapa sudut dinding ruang keluarga memberikan kesan cantik di dalamnya. Pada salah satu sisi ruang tersebut, terdapat sebuah bukaan kaca berukuran besar yang merupakan akses langsung menuju taman belakang. Meskipun tidak terlalu luas, namun Dyah berusaha menghadirkan nuansa hijau di dalam rumah melalui taman belakang tersebut. Sebuah kolam ikan dengan suara gemericik airnya semakin memperkuat nuansa tropis yang diusung pada backyard. “Untuk akses dari ruang keluarga menuju taman belakang memang sengaja menggunakan pintu geser kaca berukuran besar supaya cahaya alami dapat masuk ke dalam ruangan ketika siang hari. Saat pintu dibuka juga membuat hawa di dalam rumah menjadi lebih sejuk karena sirkulasi udara alami dari luar dapat masuk,” imbuh wanita lulusan magister ISI Yogyakarta tersebut.

    Ruang keluarga tersebut terletak bersebelahan langsung dengan area ruang makan dan dapur. Kitchen set kayu bergaya minimalis berwarna putih memberikan kesan simpel pada area dapur. Berbagai perabotan dan alat dapur nampak tertata rapi beserta pernak-pernik dekorasi, berpadu dengan motif klasik berwarna biru pada dinding keramik yang semakin mempercantik tampilan dapur. Tepat di sebelah area dapur, nampak ruang makan dengan table set besi berwarna kecoklatan bergaya klasik. Keunikan terdapat pada desain meja makan yang pada kaki mejanya menggunakan kaki meja mesin jahit. Sebuah lampu gantung dengan tutup lampu berbahan anyaman rotan melengkapi sisi dekorasi lighting pada area dapur dan meja makan. Ruang makan tersebut juga memiliki akses pintu kaca menuju backyard di sampingnya yang menjadikan sisi pencahayaan alami menjadi maksimal ketika siang hari.

    Kamar tidur utama terletak pada sudut area lantai bawah dengan konsep dekorasi interior bergaya simpel bernuansa elegan nan nyaman. Ranjang tidur minimalis modern berukuran king size nampak begitu nyaman dengan bed cover bermotif warna biru. Dinding kamar dengan nuansa putih dan abu-abu berpadu dekorasi simpel memberikan kesan bersih dan lega di dalam kamar tidur. “Untuk kamar tidur memang saya sengaja tidak memberikan terlalu banyak pernak-pernik di dalamnya. Karena ukuran kamarnya juga tidak terlalu luas, jadi takutnya malah jadi terkesan terlalu penuh dan tidak nyaman. Kamar tidur kan sebagai tempat beristirahat ya, jadi saya ingin suasananya nyaman gitu,” papar influencer dan pembicara di bidang home decor tersebut.

    Desain unik dan menginspirasi juga terdapat pada bagian tangga menuju lantai atas rumah tersebut. Tangga minimalis tersebut mengaplikasikan lantai tegel bermotif klasik dengan warna-warna khas yang menampilkan sisi vintage pada area tangga. Pada area lantai atas sendiri lebih difungsikan sebagai studio kerja milik suami dari Dyah Safitri yang berprofesi sebagai seorang ilustrator dan creative designer. Ruangan kerja Hery Siswanto tersebut nampak begitu nyaman dan benar-benar merepresentasikan profesinya tersebut. Berbagai karya-karya art print desainnya terpajang pada beberapa sudut ruangan kerja. Sebuah sofa santai bergaya minimalis berwarna merah terletak pada salah satu sudut ruang kerja sebagai tempat bersantai. Pada sudut lain terdapat sebuah meja kerja berbahan kayu yang senada dengan lantai ruangan, dimana terdapat peralatan dan komputer yang tertata rapi dimana Hery biasa menuangkan inspirasinya ke dalam desain-desain kontemporer nan ciamik. “Di ruang studio ini biasanya suami bekerja. Kalau sedang bekerja bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam di sini. Makanya untuk penataan dan dekorasi ruang memang dari suami. Karena di lantai atas juga hanya digunakan untuk studio kerja dan ruang kucing saja, jadi suasananya lebih tenang dan lebih kondusif untuk kerja suami,” pungkas wanita penghobi kucing tersebut. Farhan –red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain