Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Ragam Rumah 1 Lantai Dari Subsidi Sampai Komersial-bagian 1

    Perspektif hunian tipe 36, Tasneem Hills Tamantirta
    Kawasan hunian tipe 45, Pondok Permai Tamantirta 2 cluster 3
    Rumah contoh tipe 76, Villa Gardenia
    Perspektif kawasan Ndalem Prasada Residence

    Secara umum tahun politik 2019 sebenarnya tidak membuat efek yang terlalu signifikan terhadap pasar properti. Dengan kebutuhan hunian yang terus meningkat, berbagai pihak seperti para developer maupun perbankan pendukung KPR masih sangat optimis dengan potensi bisnis properti di kota Jogja ini, konsumen dari segmen end user akan tetap ada permintaan. Faktor lainnya, ialah kebijakan Pemerintah yang melonggarkan Loan To Value (LTV) atau uang muka turut membuka kesempatan bagi para pencari properti untuk membeli rumah dengan uang muka yang serendah-rendahnya.

    Pasar terbesar industri properti di wilayah DIY masih didominasi pasar landed dengan spesifikasi kelas menengah dan tentu saja di segmen pasar rumah murah subsidi. Kebutuhan rumah masih sangat besar peluangnya, khususnya kelas menengah dengan range harga 300 – 800 jutaan. Bahkan untuk pasar subsidi, dengan harga 137 – 140 jutaan, minat pasar khususnya warga lokal Jogja, bahkan masih kekurangan supply.

    Memasuki momentum Idul Fitri dengan budaya mudik serta akan memasuki masa pendaftaran sekolah maupun kuliah, para pengembang berlomba untuk menawarkan berbagai gimmick untuk menarik konsumen. Di edisi pertengahan 2019, kami hadirkan informasi beberapa lokasi kawasan hunian yang memberikan pilihan rumah 1 lantai, baik rumah komersial maupun rumah rumah bersubsidi.

    Tasneem Hill Tamantirta merupakan sebuah kawasan perumahan terbaru developer PT. Falah Radians di sisi Selatan kota. Daerah Selatan Jogjakarta menjadi incaran banyak pengembang perumahan baik pengembang nasional maupun lokal. Magnet kampus UMY Terpadu dan kampus terpadu UIN yang akan dibangun di daerah Pajangan, semakin menambah daya tarik tersendiri bagi pasar properti sisi Selatan – Barat Daya Jogjakarta. “Tasneem Hill Tamantirta ini menempati lokasi yang unik, yakni berada di sebuah bawah area perbukitan Sempu dengan kontur dan view yang menawan dan didukung dengan kondisi udara yang masih segar. Seperti yang diungkapkan Ahmad Edi, selaku Marketing Manager-nya, bahwa kondisi geografis yang berada dilereng pegunungan inilah yang kita explore dan optimalkan, dengan mengedepankan atmosfer Islami di kawasan rumah tinggalnya.

    Hunian Tasneem Hill Tamantirta di desain dengan gaya tropis modern, sebagai upaya responsibilitas terhadap kondisi alam cuaca tropis, kesan tropis sangat terlihat pada bentukan pada atapnya serta tritisan yang dapat melindungi bangunan. Sedang suasana modern sebagai karakter perkembangan desain masa kini yang lebih elegan, terlihat dari dinding transparan serta bukaan jendela yang cukup besar sehingga sirkulasi udara dan pencahayaan yang keluar masuk bangunan lebih maksimal.

    Secara lokasi, Tasneem Hill Tamantirta berada di atas lahan 6719 m² di kawasan perbukitan Sempu, Tamantirta Kasihan Bantul, yang berada 1 km dari poros Ringroad Selatan. Tepatnya berada di tepian poros jalan Bibis Raya, yang terhubung dengan berbagai akses jalan menuju ke berbagai arah. Semua fasilitas umum terjangkau, dekat dengan kawasan kampus yakni UMY Terpadu, ISI, Stikes A Yani, UPY, kelengkapan fasilitas kesehatan seperti dekat dengan PKU Muhammadiyah Gamping, dekat pusat perbelanjaan, dan berada di jalur kawasan wisata kerajinan keramik Kasongan.

    Kawasan Tasneem Hill Tamantirta akan menghadirkan total 53 unit rumah tinggal, dengan menghadirkan 2 tipenya, yakni tipe 36 dan tipe 45. “Kami buka Tasneem Hill Tamantirta ini mulai kisaran 320 jutaan saja, harga yang relatif masih terjangkau untuk pasar properti Jogja. Sejak launching Januari 2019, sampai pertengahan tahun, kami sudah mampu menjual 13 unit rumah. Di rumah tipe 36, konsumen akan mendapatkan rumah dengan lebar depan 7 meter yang memiliki standar denah layout ruangnya 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan keluarga, dapur, kamar mandi, carport, dan taman.
    Lingkungan Tasneem Hill Tamantirta akan didukung infrastruktur berupa jalan utama area maingate, mempunyai ROW sampai 15 meter dan didukung jalan lingkungan dengan lebar 6 meter. Disediakan pula jogging track, open space berupa taman lingkungan, fasilitas beribadah berupa Mushola dan sistem sanitasi yang tertutup.

    Konsumen kami yang sudah mengambil unit, banyak beralasan sebagai rumah tinggal, investasi jangka panjang, atau sebagai rumah transit sekaligus menjadi rumah di hari tua besok. Untuk pembayaran, terdapat beberapa alternatif. Untuk cash keras, saat ini akan diberikan special discount, yakni diskon sampai dengan 27 juta untuk cash bertahap dan bisa diangsur 6 X tanpa bunga dengan DP 30%. “Sedangkan untuk KPR konsumen cukup membayar DP 10% saja dan masih kami berikan diskon tambahan 17 juta. Kami sudah PKS dengan beberapa perbankan berbasis Syariah. Yang tak kalah pentingnya, bahwa harga di Tasneem Hill Tamantirta ini sudah termasuk PPN, IMB, BBN, dan BPHTB. Untuk kelengkapan legalitasnya, sertifikat dan IMB kami pastikan komplit,” paparnya.

    Pondok Permai Taman Tirta 2 kembali tampil produktif dalam menghadirkan berbagai pilihan hunian di kawasan sisi Barat Daya kota Jogjakarta. Wajar apabila kawasan seluas 3 hektar ini menjadi fenomenal di kalangan dunia properti regional DIY. Sumber Baru Land (SBL) sebagai pengembangnya mampu mengolah dan mengemasnya dengan apik dan menarik, khususnya dari sudut pandang estetika dan investasi.

    “Yang terbaru, sejak pre launching di bulan Maret 2019 lalu, kami buka kembali menghadirkan blok area terbaru yang berada di sisi Selatan Club House dan tepat berada di mainroad kawasan dengan lebar 12 meter. Kami hadirkan 29 unit hunian, di cluster 3A. Konsep arsitektur bangunannya pun juga tak jauh berbeda, masih mengusung bangunan bergaya modern mininalis dengan aksen tropis. Untuk cluster 3A ini, kami berikan new design di fasadnya, sesuai masukan dari konsumen serta tren model bangunan saat ini. Kami hadirkan fasad yang aura tropisnya lebih kental terasa, yakni dengan memberi semua unit rumahnya dengan atap limasan,” terang Maria, SE, selaku Marketing Manager SBL.

    Tipe hunian yang ditawarkan pada cluster 3 ini adalah tipe 45 dan tipe 55 (hook) dengan luas tanah yang cukup luas, mulai dari 120 m² hingga paling luas 182 m². Pengembang menawarkan produk tersebut untuk tipe 45 di kisaran harga 870 jutaan. Harga sudah termasuk PPN, biaya IMB, listrik, dan PDAM. Saat ini kami sudah mencatat penjualan 10 unit rumah di cluster 3A ini, dengan seluruh rumah posisi hook sudah soldout. Banyak konsumen kami yang merupakan pengusaha muda sekaligus keluarga muda dengan range usia 25 – 35 tahun. Tipe kecil inilah yang ingin kami optimalkan potensinya. Kami berikan opsi rumah tinggal yang lebih kecil dari cluster 2, yakni tipe 45,” lanjut Maria.

    Hunian prestisius Pondok Permai Tamantirta 2 sudah sangat hidup lingkungannya. Infrastruktur kawasan sudah komplit, baik listrik maupun line telephone, jogging track, dan clubhouse dengan fasilitas swimming pool, lapangan bulu tangkis, dan gedung pertemuan. “Saat ini kami sedang lakukan pembangunan semua unit ruko dengan tipe 160 dan luas tanah variabel di blok commercial area, untuk menunjang kegiatan perniagaan maupun pemenuhan kebutuhan penghuni Pondok Permai Taman Tirta 2 ini. Saat ini kami masih sediakan 10 unit terakhir ruko yang ditawarkan dikisaran mulai 1,2 miliaran,” tambah Maria.

    “Lokasi kami memang mengoptimalkan keberadaan kampus-kampus pendidikan yang berada sangat dekat dengan lokasi kami. UMY Terpadu, Stikes A. Yani, Stikes Alma Ata, BSI, kampus terpadu UPY, kampus terpadu ISI, dan ke depan kampus terpadu UIN di Pajangan. Faktor pendidikan masih menjadi magnet utama, dan sekarang mulai didukung faktor wisata-wisata alam baru yang mulai bermunculan di seantero penjuru Jogjakarta,” ungkap Maria.

    Untuk legalitas, kami jamin kelengkapannya, baik untuk pecah sertipikat serta IMB nya. Dengan booking fee 10 juta, konsumen sudah bisa melakukan pemilihan kavling serta memproses pola pembayaran selanjutnya, apakah memakai KPR ataupun cash bertahap,” ungkap Maria. Untuk cash bertahap, konsumen bisa mengangsur selama 6 kali. Untuk KPR, kami bisa layani dengan DP 10 % dengan hampir semua perbankan yang sudah PKS dengan Sumber Baru Land. Kami juga berikan garansi bangunan selama 3 bulan setelah serah terima rumah kepada konsumen” tutup Maria semangat.

    Villa Gardenia menunjukkan progress penjualan yang sangat signifikan dan terus menunjukkan grafik positif menjelang pertengahan tahun 2019 ini. Diungkapkan oleh Andy Dwi Wahyudi, selaku Marketing Manager-nya, secara lokasi, Villa Gardenia berada di atas lahan total 6,7 hektar kawasan perbukitan Sempu yang berjarak 1 km di selatan Ringroad Selatan, atau 10 menit dari Malioboro dan 5 menit dari Kampus Terpadu UMY.

    Tepatnya berada di tepian poros jalan Bibis Raya, yang terhubung dengan berbagai akses jalan menuju ke berbagai arah. Semua fasilitas umum terjangkau, dekat dengan kawasan kampus di Barat dan Selatan kota Jogja, fasilitas kesehatan yakni rumah sakit PKU Muhammadiyah Gamping dan RSUD Wirosaban, pusat perbelanjaan,dan kawasan wisata Kasongan dan Krebet. Kawasan Villa Gardenia sendiri akan menghadirkan total 266 unit rumah tinggal. Dengan pembagian blok kawasan, yakni site area bawah didominasi hunian 1 lantai dan site depan untuk hunian 2 lantai, sehingga total keseluruhan berjumlah 306 unit hunian.

    Villa Gardenia menempati lokasi yang unik, yakni berada di sebuah area perbukitan dengan kontur dan view yang menawan dan didukung dengan kondisi udara yang masih segar. Hunian Villa Gardenia di desain dengan gaya tropis modern. Kesan tropis sangat terlihat pada bentukan pada atap yang serta tritisan yang dapat melindungi bangunan. Lahan kawasan dengan bentuk topografi berbukit, memberi nilai keindahan tersendiri, view kawasan menjadi semakin eksotis, kawasan perumahan yang berada di atas dapat melihat pemandangan sekitar yang hijau & penuh nuansa alami.

    Villa Gardenia menawarkan 6 tipe rumah, yakni tipe 36 (Anyelir), tipe 45 (Camelia), tipe 54 (Tulip), tipe 63 (Iris), tipe 70 (Edelwies), dan tipe 85 (Kamboja) dengan luasan tanah mulai 76 m² sampai yang terluas 255 m². “Dahulu diawal pemasaran, kami buka Villa Gardenia ini mulai kisaran 380 jutaan saja, harga yang relatif masih sangat terjangkau pasar properti Jogja. Terbukti sampai saat Mei 2019 lalu, unit rumahnya sudah laku 100 unit, yang didominasi tipe 36, tipe 45, dan tipe 54. Bahkan tipe 36 sudah hampir sold out sejak semester pertama tahun 2019 ini, kami masih menyisakan tipe 36-hook dengan luasan tanah yang cukup luas. Fakta ini membuktikan bahwa respon terhadap Villa Gardenia sangatlah antusias dan positif,” lanjut Andy, panggilan akrabnya.

    Untuk lebih menunjang kenyamanan bagi konsumen yang sudah membeli sekaligus lebih meyakinkan ke calon konsumen, seluruh infrastruktur pendukung kawasan sedang dikerjakan. Maingate yang megah dan estetik dengan icon patung 4 patung kuda telah selesai dibangun. Untuk jalan utama dengan lebar 7,5 meter serta dukungan jalan lingkungan dengan kekuatan cor dengan finishing conblock motif selebar 6 meter sudah mencapai 90 % pembangunannya. Sehingga semua jalan lingkungan tiap blok yang saling terhubung, untuk memudahkan sirkulasi lalu lintas antar hunian dalam kawasan.

    Akan didukung pula oleh beberapa fasilitas dengan desain khusus yang menyesuaikan kebutuhan para penghuni, seperti pos jaga 24 jam, kolam renang beserta playground dan pendopo berupa bangunan Joglo yang berfungsi sebagai balai warga, serta sarana tempat ibadah berupa Masjid. Andy menjelaskan bahwa saat ini progress di lapangan, pembangunan menunjukkan cukup banyak rumah yang sudah jadi, sudah serah terima, dan siap dihuni. “Kami juga sudah bangun 100 unit rumah lebih dan 50 lebih unit rumah sudah kami serah terimakan, bahkan sudah mulai banyak yang dihuni karena infrastruktur pendukung kehidupan sudah siap, baik listrik maupun jaringan air bersih PDAM. Data kami menunjukkan, banyak konsumen yang berasal dari lokal Jogja. Alasan utamanya ialah untuk rumah tinggal dan membelikan anaknya yang sedang bersekolah ataupun kuliah di kota Pendidikan ini,” paparnya.

    Untuk menggenjot penjualan, memanfaatkan momentum libur Lebaran serta masa pendaftaran masuk sekolah dan kuliah, PT. Karya Sehati Utama memberikan program promo DP mulai 5%. “Program DP ringan ini, hasil kerjasama kami dengan perbankan nasional, yakni Mandiri dan BNI. Konsumen cukup menyediakan dana untuk booking fee 5 juta serta akan mendapatkan tambahan potongan harga spesial, yang nilainya bisa sampai 50 juta. Program kerjasama PKS dengan perbankan selalu kami lakukan. Pengalaman kami selama ini menghadirkan rumah kelas menengah, konsumen mendominasi metode cara bayarnya dengan opsi KPR. Sedangkan untuk cara cicilan berupa cash bertahap, konsumen diberikan kemudahan mengangsur selama 12 X tanpa bunga,” papar Andy berpromosi.

    “Untuk lebih meyakinkan calon konsumen, kami saat momentum libur Lebaran nanti akan dihadirkan unit rumah contoh beserta lengkap dengan interior furniturnya. Show unit kami, menghadirkan tipe 70 rumah 1 lantai yang sudah dikembangkan luasannya menjadi tipe 76. Dengan show unit tersebut, diharapkan calon konsumen yang tertarik mengambil unit di Villa Gardenia akan merasakan langsung suasana layout antar ruangnya disertai penataan interior yang estetik dan fungsional,” lanjut Andy.
    Secara investasi, lokasi Villa Gardenia masih menyimpan potensi kenaikan investasi yang sangat pesat. “Sebagai contoh, unit rumah perdana kami tipe 36, yang diawal pemasaran diakhir tahun 2017 berada dikisaran 350 jutaan, saat ini sudah berada di kisaran harga 450 – 500 jutaan. Fakta tersebut membuktikan bahwa selain faktor lokasi yang strategis dekat kota, didukung juga faktor konsep kawasan yang dikemas rapi dan estetik menambah nilai positif percepatan kenaikan harga aset properti di dalamnya,” pungkas Andy tegas.

    Ndalem Prasada Residence hadir menjadi kawasan hunian terbaru di wilayah Jogja Selatan. Berada tepat di kawasan Sempu yang dekat wisata industri gerabah Kasongan yang sudah dikenal khalayak secara nasional maupun mancanegara. Kawasan hunian ini merupakan besutan dari PT. Cita Prasada Mulia akan menghadirkan mini cluster dengan 8 hunian terbatas 1 lantai. “Sebenarnya saat ini kami sedang dalam tahap pre launching sekaligus melihat respon pasar terhadap keberadaan project properti kami ini,” papar Suci Puryani Dewi, selaku Direktur Utama developer PT. Cita Prasada Mulia.

    Ndalem Prasada Residence mempunyai lokasi yang cukup strategis dan cukup dekat dengan berbagai akses untuk menunjang mobilitas, karena terhubung dengan poros Jalan Bantul Km. 3 serta Ringroad Selatan Madukismo. Sehingga tak jauh dari pusat kota, hanya 15 menit menuju Kraton dan Malioboro, 10 menit menuju kampus terpadu UMY, kampus UAD Yogyakarta, dan kampus ISI Yogyakarta.

    “Saat ini kami sedang menyelesaikan beberapa infrastruktur pendukung kawasan. Respon pasar cukup positif dengan kehadiran kawasan Ndalem Prasada Residence. Dengan menyasar segmen kelas menengah, kami menawarkan hunian dengan standar tipe 36 dengan luasan tanah variabel. Secara konsep, rumah di Ndalem Prasada Residence mengedepankan gaya arsitektur minimalis tropis. Dengan lebar kavling 9 meter, konsumen akan diberikan ruang tamu, 2 kamar tidur, serta dapur. Di sisi belakang bangunan masih ditemui sisa lahan yang cukup leluasa bagi penghuni untuk mengembangkan konsep rumah tumbuh. Dari sisi fasadnya, akan diberikan tampilan kombinasi 2 jenis batu alam, untuk menambah kesan natural dan tropis. Akan diberikan tampilan void plafon yang cukup tinggi, yakni lebih 4 meter yang akan mengoptimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami dari kaca bukaan sekaligus saluran ventilasi,” paparnya.

    Uci, panggilan akrabnya yakin dan optimis, pasar kelas menengah masih sangat besar potensinya, khususnya di daerah Selatan Kota Jogja ini. Secara investasi yang terjadi di dalam kawasan tersebut memiliki potensi yang cukup menggairahkan. Berada tak jauh dari daerah wisata Kasongan, memudahkan konsumen dalam mencari lokasi perumahan tersebut. Nama besar Kasongan yang sudah terkenal sebagai daerah wisata penghasil kerajinan gerabah dari tanah liat, menjadi daya tarik tersendiri untuk tinggal di daerah tersebut. Lokasi ini memiliki keunggulan dalam hal lingkungan sekitar yang masih asri, sehingga menyimpan kenyamanan untuk sebuah tempat tinggal.”

    Dari sisi legalitas, Uci memberikan garansi, bahwa Ndalem Prasada Residence sudah komplit berkas legalitasnya, yakni sertipikat sudah per kavling dan IMB nya pun sudah ready. Untuk lebih menggenjot penjualan ke depannya, pihaknya memberikan beberapa penawaran model metode pembayaran yang cukup fleksibel bagi calon konsumen. “Kami dalam masa soft launching ini, menawarkan memberikan special price harga perdana, serta diberikan opsi pembayaran bisa dicicil tanpa bunga sesuai masa pembangunan, dan bisa dengan membayar DP 10%. Untuk harga, kami tawarkan mulai kisaran 370 jutaan. Dalam momentum Lebaran kami berikan penawaran menarik bagi konsumen yang serius mengambil unit kavling di Ndalem Prasada Residence ini,” pungkas Uci semangat. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain