Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Properti Area Jogja Lokasi & Konsep Terbaru – bagian 2

    Perspektif deretan rumah tipe 58 (Mangastuti), Bukit Omah Sedayu
    Perspektif kawasan rumah tipe 67 (Marem), Bukit Omah Sedayu
    Kawasan rumah tipe 45 dan tipe 60, Orizya Village Kaliurang 2
    Perspektif new concept rumah tipe 65, Orizya Village Kaliurang 2

    Bukit Omah Sedayu menjadi sebuah salah satu opsi kawasan hunian terluas dan terbaru di Barat kota Jogja, tepatnya di wilayah Kecamatan Sedayu, Bantul. Perumahan seluas 3 hektar ini persembahan dari developer baru yakni PT Izpal Investama Properti. Disampaikan Rifky Kurniawan, selaku Direktur Operasional bahwa “Kehadiran bandara baru, yakni Yogyakarta International Airport di Kulon Progo memberi stimulus luar biasa di kecepatan perkembangan kota Jogja yang cenderung bergerak ke sisi Barat kota.”

    “Sesuai pengalaman kami sebagai investor sebelumnya, yakni di Jambi Pulau Sumatra, bahwa faktor kehadiran infrastruktur skala nasional menjadi parameter pertumbuhan perkotaan di sebuah wilayah. Nah, kebetulan kami memiliki aset lahan yang berada di area perkembangan kota Jogja, yakni di Kelurahan Argodadi dan Argorejo yang masuk wilayah administratif Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Melalui pertimbangan matang, akhirnya kami memutuskan mengolah lahan tersebut menjadi sebuah kompleks kawasan hunian yang terintegrasi dengan beberapa fasilitas pendukungnya, yakni Bukit Omah Sedayu,” papar Rifky, sapaan akrabnya saat ditemui di Marketing Office yang beralamat di Jl. Agus Salim No. 40 Notoprajan Ngampilan Jogjakarta.

    Bukit Omah Sedayu memiliki aksesibiltas yang cukup memadai, tepatnya di tepi Jalan Payaman Argorejo Sedayu, yang terhubung dengan poros jalan jalur alternatif Sedayu – Srandakan serta Jalan Wates Km 12 Sedayu. “Jalan Wates sebagai jalan penghubung utama menuju Kulon Progo kini sudah mulai ramai tumbuh signifikan dengan berbagai perumahan dengan skala kecil, menengah bahkan berskala nasional. Artinya ke depan seluruh kawasan yang terhubung dengan poros Jalan Wates sebagai Jalan Provinsi ini akan terus berkembang, menuju kawasan perkembangan perkotaan. Apalagi nantinya akan didukung dengan kehadiran 2 pintu tol, yakni pintu tol Gamping dan pintu tol Sentolo, sehingga Sedayu diyakini akan semakin prospektif dan tumbuh menjadi kawasan sub urban,” ungkapnya.

    Bukit Omah Sedayu sendiri rencana hadir dengan menghadirkan sekitar 226 unit, terdiri dari 222 residensial dan 4 ruko komersial. “Kami mulai pre launching saat menjelang akhir tahun 2020 lalu. Walaupun kondisi masih di masa pandemi, kami yakin produk hunian Bukit Omah Sedayu mampu diserap pasar properti Jogja. Segmen yang ingin sasar yakni mulai konsumen lokal kelas menengah, middle, sampai pasar middle up nasional,” terang Rifky.

    Ditahap awal penjualan sampai awal 2021 ini, respon masyarakat Jogja terhadap perumahan tersebut menunjukkan respon yang sangat positif. Faktor harga yang masih terjangkau, lokasi yang strategis dan prospektif, menjadi alasan beberapa konsumen mengambil unit rumah di Bukit Omah Sedayu. “Banyak yang mengambil unit rumah, karena pertimbangan kedekatan dengan beberapa kampus ternama di Jogja Barat seperti Kampus Terpadu UMY, Mercu Buana, kampus STIE Hamfara serta dekat dengan beberapa kawasan industri Sedayu, Pajangan, bahkan Sentolo. Dan ke depan kawasan kami juga berada tak jauh dari pengembangan kampus UKDW di Sedayu serta kampus UIN di Pajangan,” lanjut Rifky semangat. Dengan hadirnya beberapa pembangkit lingkungan di sekeliling Bukit Omah Sedayu, ini memberikan jaminan kenaikan nilai investasi properti yang signifikan.

    “Sekarang kami membuka penawaran di tahap 1 ini sebanyak 46 unit rumah dengan sasaran konsumen lokal kelas menengah yang mencari rumah murah terjangkau non subsidi. Kami tawarkan 3 model tipe yakni tipe 36/60 (Mahe), tipe 40/70 (Magani), dan tipe 40/110 (Magani Plus). Selama 2 bulan penjualan Bukit Omah Sedayu sekarang sudah laku sebanyak 20 unit rumah.

    Bahkan untuk tipe 36, sudah 90 % sudah terpesan. Konsumen kami didominasi oleh konsumen lokal yang punya motivasi untuk ditinggali. Sedangkan untuk konsumen luar kota memiliki motivasi sebagai rumah transit dan membelikan anaknya saat sekolah atau kuliah di kota Jogja. Dengan kisaran harga mulai kisaran 200 jutaan, kami optimis walaupun kondisi pandemi, serapan dan minat konsumen masih potensial mengingat kebutuhan akan ruang tinggal merupakan kebutuhan utama yang mempunyai nilai investasi tinggi ke depannya,” ungkap Rifky. Untuk model rumahnya, Bukit Omah Sedayu masih mengusung konsep minimalis tropis. Di tahap selanjutnya developer berencana memberikan beberapa pilihan tipe yang lebih besar daripada tahap 1 ini. Untuk gambaran, ke depan akan dihadirkan tipe 45 (Mangesti), tipe 58 (Mangastuti), dan tipe 67 (Marem).

    Selain kemudahan akses, Bukit Omah Sedayu Juga menawarkan sebuah konsep kawasan yang berkontur yang tertata apik dengan nuansa masih sangat asri dan alami selaras dengan tagline-nya 'Sae lan Tentrem'. Kenyamanan penghuni akan semakin dirasakan dengan berbagai fasilitas yang dihadirkan perumahan ini, seperti konsep kawasan one gate system, security 24 jam with CCTV, mainroad 8 meter dan jalan lingkungan selebar 6 meter, jogging track, playground, sport center, function hall, children center (PAUD), dan fasilitas Masjid di dalam kawasannya.

    Untuk lebih menggenjot penjualan, developer akan berikan beberapa program menarik serta cara bayar yang sangat fleksibel. “Harga yang kami berikan sudah termasuk PPN dan beberapa biaya yang biasanya muncul di dalam transaksi properti. Saat ini kami berikan promo free BPHTB, free biaya notaris, free admin KPR, free pemasangan listrik dan jaringan air PDAM. Untuk metode pembayarannya, bagi yang berminat cash bertahap konsumen bisa mencicil 6 – 9 kali tanpa bunga dengan DP 30 % saja. Sedangkan untuk KPR, kami tawarkan besaran DP-nya cukup 10 % saja dan DP tersebut bisa di cicil 3 sampai 6 bulan, sebelum akad nanti dilakukan. Kami juga sedang menggandeng beberapa perbankan, khususnya perbankan nasional berbasis Syariah. Sedangkan untuk cara bayar cash keras akan diberikan spesial discount,” pungkas Rifky Kurniawan berpromosi.

    Orizya Village Kaliurang 2 merupakan kawasan hunian seluas 4500 m² ini, memiliki aksesibilitas yang cukup baik. Persisnya di Utara Stadion Internasional Maguwoharjo yang terhubung dengan poros jalan Kaliurang Km 9 serta jalan raya Tajem serta relatif dekat dengan pusat perbelanjaan LotteMart, Trans Mart, Hartono Mall. Apalagi dalam waktu 2 tahun mendatang, akan memperoleh dukungan dengan keberadaan entry-exit tol Jogja – Solo yang hanya berjarak tempuh 15 menit saja dari lokasi. Berada di poros jalur alternatif jalan Kaliurang Km. 9 ke arah Timur, tepatnya di Terung Karangmojo Wedomartani, Sleman. Sisi geografis Jogja Utara masih menjadi alasan dominan para konsumen. Karena di anggap masih berada di lingkungan yang relatif lebih alami dengan dukungan view Gunung Merapi. Serta terdapat trigger lainnya, yakni berada tak jauh dari berbagai kampus pendidikan favorit Jogjakarta, seperti kampus UII Terpadu, Kampus 3 USD Maguwoharjo, Instiper, UPN Veteran, STIE YKPN, dan Universitas Mercu Buana serta tergolong tidak jauh dari UGM dan UNY.

    Orizya Village Kaliurang 2 menunjukkan progress angka penjualan yang sangat signifikan di sepanjang tahun 2020 ini. Walaupun iklim investasi properti sempat melambat karena imbas lesunya perekonomian nasional akibat pandemi covid-19, namun di Orizya Village Kaliurang 2 mengalami fenomena yang unik, yakni terjadi anomali dengan relatif banyak transaksi terjadi setelah masa awal pandemi. “Puji Tuhan, kami sangat bersyukur atas kepercayaan konsumen yang tetap mempercayai beberapa produk perumahan kami, khususnya di Orizya Village Kaliurang 2 ini. Banyak konsumen kami merupakan calon konsumen lama yang tertarik di project terdahulu Orizya Village Kaliurang. Mereka kami yakini sudah saving dananya jauh sebelum pandemi, sehingga mereka sudah tidak ragu lagi mengambil unit hunian yang kami tawarkan. Apalagi selama pandemi ini, kami berikan berbagai kemudahan dan program promo ’new normal' serta bonus menarik lainnya,” ungkap FX Kristanto Utomo, Direktur PT Citra Anugerah Berkat Utama selaku developernya.

    Fasilitas umum yang diberikan Orizya Village Kaliurang 2 diantaranya konsep one gate system, garden area, pos security yang dilengkapi CCTV 24 jam serta mempunyai jalan lingkungan dengan lebar 7 meter. “Di Orizya Village Kaliurang 2 ini kami sediakan total 21 unit rumah, terbagi menjadi beberapa tipe standar, yakni tipe 45 dan tipe 60, dengan variasi luas kavlingnya mulai 120 - 240 m². Sampai Awal 2021 ini, kami sudah berhasil menjual lebih dari 60 % dari total unit rumah, serta sudah ada beberapa rumah yang sudah ditinggali di liburan Desember 2020 lalu. Harga yang kami tawarkan dibandrol saat ini masih dikisaran mulai 900 jutaan, sudah termasuk PPN dan biaya pecah sertipikat dan IMB,” lanjut pria penggemar gowes ini.

    Secara konsep bangunan, dengan fasad yang unik dan tinggi menjadi ciri khas sekaligus daya tarik hunian garapan developer Citra Anugerah Berkat Utama ini. Kristianto menyampaikan, “Hampir semua konsumen kami memutuskan untuk menambah mezzanine yang persis berada di atas ruang tamu. Hal ini memberikan new ambience yang berbeda serta dirasa lebih modern sekaligus fungsional. Penambahan mezanine, yang bisa dihubungkan di area fasad depan yang bisa difungsikan sebagai balkon untuk bersantai,” paparnya.

    Layout ruangnya sangat inspiratif dan sesuai dengan minat masyarakat sub urban yang modern dan dinamis. Memiliki pitch roof dengan tinggi ± 5 - 7 meter yang tepat di center building-nya, menjadi ciri khas tersendiri. Berbagai fungsi bisa diterapkan di mezzanine-nya, bisa untuk tambahan ruang tidur, ruang kerja, maupun ruang keluarga. Aksen natural diberikan dalam ornamen bata eskpos alam serta kisi-kisi kayu jati di area teras mendukung estetika bernuansa tropis.

    Memasuki awal tahun 2021 ini, developer memberikan konsep baru dengan jumlah terbatas. Kami hadirkan 2 model tipe rumah yakni tipe 65 dan tipe 145. Di tipe 65 akan dihadirkan 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, 2 kamar mandi, inner court, dapur, serta mezzanine, dengan carport mampu menampung 2 mobil. Di tipe ini konsumen dapat memilih variabel kavlingnya, mulai 125 m² – 132 m². “Kemudian di tipe 145, kami mengkonsep hunian 2 lantai ini dengan layout ruangnya terdiri atas ruang tamu, 4 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang makan yang menyatu dengan ruang keluarga, innercourt, mezzanine, dan carport untuk 2 mobil. Konsumen diberikan opsi dengan luasan lahan variabel mulai 156 m² sampai yang terbesar diluasan 240 m²,” lanjut Kristanto.

    “Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek ini diberikan special discount up to 50 juta serta bonus free penambahan mezzanine dan free paket Indihome selama 1 tahun. Adapun metode pembayarannya sangat fleksibel. Bagi yang cash bertahap, bisa dicicil 12 X kali angsuran tanpa bunga. Untuk cash keras, juga bisa dicicil sesuai progress pembangunannya (6-8 bulan). Untuk yang menginginkan pembiayaan KPR, kami juga sudah PKS dengan beberapa perbankan nasional seperti Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, CIMB Niaga, dan BTN,” tutup FX Kristanto Utomo. Wahyu Pras-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain