Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Pembelajaran Adaptive Reuse Di Kantor Merapi Arsita Graha

    Pembelajaran Adaptive Reuse Di Kantor Merapi Arsita Graha#1
    Pembelajaran Adaptive Reuse Di Kantor Merapi Arsita Graha#2
    Pembelajaran Adaptive Reuse Di Kantor Merapi Arsita Graha#3
    Pembelajaran Adaptive Reuse Di Kantor Merapi Arsita Graha#4
    Pembelajaran Adaptive Reuse Di Kantor Merapi Arsita Graha#5

    Pada Selasa, 27 Agustus 2019 kantor developer PT. Merapi Arsita Graha (MAG) mendapat kunjungan dari para mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM). Acara kunjungan tersebut dalam rangka Pembelajaran mata kuliah Studio Desain Arsitektur 3 teruntuk mahasiswa semester 3. Dalam kunjungan tersebut, 90 mahasiswa didampingi beberapa dosen, antara lain Dr. Eng. Nedyomukti Imam Syafii, S.T., M.Sc. selaku koordinator dosen Studio Desain Arsitektur 3, Diananta Pramitasari, S.T., M.Eng., Ph.D selaku Kepala Program Studi S1 Arsitektur UGM dan Koordinator Soal 1 Studio Desain Arsitektur 3, Kadek Indira Diah Kardina, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing Studio Desain Arsitektur 3, dan Nabila Afif, S.T., M.Arch. selaku dosen Pembimbing Studio Desain Arsitektur 3.

    Dari pihak MAG, rombongan diterima oleh jajaran manajemen, yakni Sutarto Waluyo selaku Direktur, Radityo Putro selaku Direktur Pemasaran, Adoram Arthanto selaku Marketing Manager, dan Yulis selaku Product Planning & Controlling Head. “Dalam kunjungan ini, kami bekerja sama dengan salah satu pengembang ternama di kota Jogja, yang kebetulan mempunyai kantor marketing yang inspiratif bagi kami dari Program Studi Arsitektur. Kita sepakat mengambil site/objek kantor MAG sebagai Soal Tugas 1 dengan penekanan pada tema Adaptive Reuse,” papar Dr. Eng. Nedyomukti Imam Syafii, S.T., M.Sc. selaku koordinator dosen Studio Desain Arsitektur 3.

    Konsep bangunan kantor pemasaran MAG yang berada di Jalan AM. Sangaji No. 64 ini memang cukup unik dan estetik, sebagai salah wujud bangunan dengan karakter Arsitektural Bangunan Kolonial Belanda. “Bangunan kami ini memang berada di kawasan Cagar Budaya Jetis, namun kantor kami tidak termasuk benda cagar budaya. Dahulu merupakan rumah tinggal biasa, dibangun sekitar tahun 1920-an. Kami resmi menempati lahan ini sejak 2005, dengan beberapa renovasi dan penambangan ruang. Renovasi yang kami lakukan, dioptimalkan untuk tidak merubah bentuk fasad secara ekstrim, dan penambahan ruangnya pun kami selaraskan dengan langgam arsitektur bangunan induknya. Kantor kami sekarang ini, secara legalitas tercatat mempunyai luas bangunan 450 m² di lahan seluas 1049 m²,” lanjut Sutarto Waluyo.

    “Di saat berkeliling kantor MAG itulah, mahasiswa kami beri berikan soal pertanyaan, khususnya penerapan konsep teknik arsitektur adaptive reuse. Ini akan menjadi tugas individu mahasiswa, untuk mengembangkan dan memberikan solusi berupa desain alternatif konsep adaptive reuse,” lanjut Nabila Afif, S.T., M.Arch. selaku dosen Pembimbing Studio Desain Arsitektur 3. -red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain