Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kolaborasi Klasik – Industrial Citarasa Nusantara Kenes Bakery & Resto

    Kenes Bakery & Resto
    Ruang display aneka produk Kenes
    Sudut area balkon lantai atas bergaya klasik
    Furnitur kayu natural senada dengan konsep area garden
    Aneka Menu Kenes Bakery & Resto

    Yogyakarta memang tak pernah lepas dari sebutan 'Kota Pelajar' dan beragam kuliner yang khas dan murah meriah. Liburan ke Yogyakarta tidak lengkap rasanya jika tidak mengeksplor kulinernya. Banyak sekali makanan dengan harga yang sangat ramah dompet bisa kita temukan di kota pelajar ini. Selain gudeg, tentunya sop brongkos, ayam geprek, bakpia, dan kuliner lainnya patut dicoba ketika kita mengunjungi Yogyakarta. Berbagai restoran dengan beragam konsep dan menu unik bisa ditemukan di setiap sudutnya. Jogja sendiri dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki beragam kuliner yang cukup lezat. Beragam orang dari seluruh Indonesia ada di Jogja, dan semua makanan dari masing-masing daerah di jual di kota ini. Jadi tidak heran jika orang betah berada di Jogja, karena kalau kangen masakan kampung, tinggal cari saja, pasti ketemu.

    Namun hingga saat ini, bakpia masih menjadi trademark oleh-oleh asal Yogyakarta. Karena statusnya tersebut, sekarang semakin banyak usaha bakpia serta variasinya yang kekinian. Kenes Bakery & Resto misalnya, mereka pun ikut terjun dalam dunia bisnis bakpia. Namun mereka boleh lebih percaya diri, sebab bakpia buatan mereka memiliki ciri khas tersendiri. "Bakpia buatan kami menggunakan bahan premium dan impor. Ada 12 varian rasanya," ujar General Manager Kenes Bakery & Resto, Rini Trimiati.

    Dibalik kesuksesan resto yang telah mempunyai total 11 cabang di Jogja tersebut rupanya tersimpan cerita menarik yang menjadi awal mula berdirinya Kenes Bakery & Resto. Dulunya owner merintis usahanya dengan menjajakan roti keliling dari satu tempat ke tempat yang lain. Bisnis produksi bakery dan bakpia tersebut mulai dirintis sejak tahun 2015, maka tak heran apabila sudah begitu banyak pelanggan setia dari produk-produk Kenes. Barulah pada tahun 2017 mulai merambah bisnis resto dengan fokus pada sajian masakan khas nusantara. “Bisa dibilang memang awalnya owner merintis bisnis ini benar-benar dari nol. Dulunya pernah berjualan roti keliling dari satu tempat ke tempat lain, bahkan hingga ke bus-bus wisatawan di tempat- tempat wisata Jogja. Dari yang awalnya hanya produk bakery dan bakpia hingga saat ini merambah ke dunia resto. Untuk nama Kenes awalnya diambil dari panggilan dari owner kepada cucu kesayangannya. Kenes sendiri mempunyai arti kemayu dalam bahasa Jawa,” imbuh Rini.

    Resto modern dengan sentuhan unsur klasik yang salah satu cabangnya berlokasi di Jalan Kusumanegara No. 70, Yogyakarta tersebut tidak hanya menyajikan sajian khas nusantara nan menggugah selera, namun juga konsep tempat makan yang cozy dan nyaman. Nampak dari fasad bangunan Kenes Bakery & Resto, desain minimalis modern nampak begitu kental dengan sentuhan industrial dari bukaan kaca berukuran besar dan material besi bernuansa hitam di sisi pintu masuk. Sebuah logo Kenes Bakery & Resto pada sisi balkon lantai atas memperkuat identitas sekaligus mempercantik dekorasi bagian depan resto.

    Memasuki bagian dalam bangunan utama dari resto yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 300 meter persegi tersebut, nuansa modern begitu terasa dengan konsep interior yang diterapkan. Pada sisi kiri terdapat sebuah meja memanjang bergaya mewah tempat menaruh beberapa menu makanan yang dapat dipilih oleh pengunjung yang datang karena konsep dari Kenes Bakery & Resto sendiri memang resto prasmanan, namun tetap dilayani oleh pramusaji. Kemudian pada sisi kiri terdapat bakery & pastry area tempat produk roti, kue, dan bakpia dipajang dan dijual. Pada area bakery & pastry tersebut didesain dengan dekorasi kekinian dan instagramable bernuansa putih serta sentuhan unsur kayu pada lantainya. Rak display ditata sedemikian rupa pada sisi tengah dan dinding ruangan dengan berbagai produk dari Kenes Bakery tertata rapi di dalamnya. “Kalau untuk resto ini secara garis besar terbagi menjadi beberapa area, di bagian depan terdapat area kasir tempat pengunjung memesan menu-menu makanan resto. Di sisi sebelahnya terdapat area display untuk produk oleh-oleh seperti roti, kue, dan bakpia. Kemudian pada sisi belakang terdapat area garden dengan konsep terbuka dan di lantai atas terbagi dua area yaitu indoor area dan smoking area, jelas Rini.

    Beralih menuju bagian belakang resto yang beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 tersebut, terdapat garden area dengan sentuhan nuansa hijau dan terbuka. Beberapa table set kayu bergaya klasik nampak tertata di segala sudut garden area tempat bagi pengunjung menyantap hidangan yang dipesan. Sebuah lahan terbuka dengan ukuran tidak terlalu luas ditanami rumput hias serta beberapa jenis tanaman dengan konsep vertical garden pada salah satu sudutnya. Pada sisi dindingnya terdapat dekorasi berupa karya seni lukisan bertema bunga-bunga dan burung nan cantik yang semakin memperkuat kesan natural pada area taman. Lampu gantung vintage dan nuansa hitam pada dinding dan material besi memberikan sentuhan industrial klasik di dalamnya.

    Melangkah menuju area lantai atas dari resto yang mampu menampung hingga 200 orang tersebut, terdapat 2 area yaitu indoor area dan smoking area. Dekorasi pada indoor area terkesan lebih cozy dengan furnitur bergaya mewah bernuansa kecoklatan. Beberapa dekorasi ruangan bergaya vintage dan sentuhan warna hitam semakin memperkuat konsep awal yang diusung Kenes Bakery & Resto. Begitu pula pada sisi smoking area yang letaknya terdapat pada balkon dengan furnitur dan dekorasi ruang bernuansa industrial nan kental.

    Dari sisi menu hidangan yang ditawarkan, Kenes Bakery & Resto menyediakan pilihan menu makan siang prasmanan dengan hidangan ala rumahan yang cukup bervariasi. Resto ini juga memiliki dua signature menu yang cukup unik, yaitu Gudeg Geprek dan Nasi Pedas. Gudeg Geprek sendiri merupakan kombinasi antara menu gudeg tradisional dipadu dengan ayam goreng pedas yang digeprek. Seperti gudeg pada umumnya, sambel krecek juga menjadi pendamping menu tersebut. Kemudian menu Nasi Pedas sendiri memiliki citarasa yang kaya dan begitu nikmat, tidak sesederhana namanya. Menu tersebut dapat dipadukan dengan beberapa lauk yang dapat dipilih sesuai selera. Selain menu makanan tersebut, Kenes Bakery & Resto juga menyediakan beberapa menu paket seperti Paket Keroyokan dan Paket Kendhil Mewah yang terdiri dari ikan nila, ayam crispy, telur goreng, tahu, tempe, serta lalapan. Untuk menu minumannya, Kenes Resto memiliki beberapa menu minuman andalan seperti Coffee Latte dan Es Buah Tempo Dulu.

    Sebagai cikal bakal berdirinya Kenes Resto, menu bakery dan bakpia tetap dipertahankan bahkan saat ini memiliki varian yang lebih bervariasi. Menu bakpia sendiri dibagi atas 2 jenis, yaitu bakpia klasik dan bakpia kekinian dengan 12 pilihan rasa. Kemudian Kenes juga berinovasi dengan menciptakan Big Pia, yaitu sajian kue sejenis bakpia dengan ukuran lebih besar dan kulit luarnya yang lebih crunchy. Jenis Big Pia ini sendiri tersedia dalam 2 jenis rasa, yaitu rasa coklat dan keju. Menu lain yang tentunya patut untuk dicoba diantaranya roti lapis dengan berbagai macam rasa dan toping, parisian banana, muffin, serta brownies. Beberapa menu roti, kue, dan bakpia tersebut tentunya sangat cocok sebagai buah tangan bagi sanak saudara tercinta. Farhan-red

    Kenes Bakery & Resto
    Jalan Kusumanegara No.70, Yogyakarta
    Telp. : (0274) 4281222
    Whatsapp : 087839295999
    Instagram : kenesfood
    www.kenesfood.com

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain