Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Kalaidoskop Properti Jogja Istimewa-bagian 2

    Perspektif deretan rumah tipe 36, Griya Srandakan
    Kawasan hunian Orizya Village Kaliurang
    Perspektif tipe 171 - hook Taman Nirmala Asri
    Bird view Patraland Amarta Apartment

    Griya Srandakan merupakan salah satu kawasan perumahan yang berada dalam poros jalur Daendels yang menjadi salah satu jalur utama menuju ke Bandara YIA (Yogyakarta International Airport) yang berada di Kulon Progo. Griya Srandakan tepatnya berada di Trimurti Srandakan Bantul yang berada di atas lahan 3200 m2. “Perumahan Griya Srandakan ini menawarkan total 27 unit rumah berkonsep 1 lantai. Kami berikan 2 tipe standarnya, yakni tipe 36 dan tipe 45,” papar Martha Wijaya, S.Kom MSi, selaku Direktur Utama PT. Birawa Adreena Jaya.

    Keunggulan lokasi Griya Srandakan menjadi daya tarik. Berada di area arah perkembangan perkotaan kabupaten Bantul. Berbagai fasilitas publik sudah tersedia, mulai dari fasilitas pendidikan, karena tak jauh dari lokasi rencana Kampus Terpadu UIN di Pajangan Bantul, semakin didukung dengan keberadaan Rumah Sakit UII yang baru saja beroperasi, dekat pasar dan minimarket, 20 menit menuju Bandara Yogyakarta International Airport Kulon Progo, serta berada di kawasan poros wisata pantai maupun wisata kuliner ingkung.

    Griya Srandakan mulai dipasarkan sejak Agustus 2019 lalu, dan mendapat respon yang positif dari pasar kelas menengah lokal Jogjakarta. “Progress penjualan sampai menjelang akhir tahun 2019, unit rumah Griya Srandakan sudah berhasil terjual 9 unit rumah. Unit rumah terlaris sampai saat ini ialah tipe 45. Respon dari konsumen luar kota terbilang cukup tinggi, bahkan ada yang deal tanpa melihat lokasi,” terangnya.

    Untuk progress infrastruktur di lapangan sedang dalam pembangunan, mulai dari paving jalan lingkungan dengan lebar 6 meter, tembok keliling, serta jaringan listrik dan air pun sudah masuk ke kawasan. “Fasilitas umum dan sosial lainnya yang akan kami hadirkan ialah one gate system,security 24 hours with cctv dan fasilitas ibadah berupa Masjid. Di lokasi saat ini, kami sedang siapkan dan dalam proses bangun berupa 2 unit rumah contoh dan pembangunan fasilitas ibadah. Griya Srandakan ini kami tawarkan ke pasar, mulai kisaran 300 jutaan dengan pilihan luasan kavlingnya variabel mulai 75 m² sampai 90 m²,” terang Wijaya semangat.

    Ada keunikan dalam proses pengerjaan konstruksi perumahan Griya Srandakan ini. Seluruh unit rumahnya akan dibangun dengan material baru hasil olah teknologi untuk menghasilkan rumah tahan gempa. “Oleh karena faktor alamnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang rawan gempa. Dan area Jogja Selatan mempunyai history tentang bencana gempa bumi di tahun 2006 silam. Maka kami prepare dan mensiasati kondisi alam tersebut, khususnya dalam hal pemilihan konsep dan material untuk menghasilkan bangunan yang tahan gempa. Solusi teknologi CLT menjadi pilihan kami,” lanjut Wijaya, sapaan akrabnya.

    Keunggulan rumah dengan teknologi CLT ialah memiliki daya tahan terhadap gempa dan tahan terhadap cuaca, berdaya tahan tinggi terhadap api, solid dan kuat, material anti rayap dan anti jamur, dan lebih ramah lingkungan. “Griya Srandakan akan menjadi proyek percontohan rumah tinggal komersil pertama yang memakai teknologi GWood CLT House di Indonesia.

    “Keunggulan lainnya, yakni pembangunan unit rumah menjadi lebih cepat, bentuk rumah dapat disesuaikan sesuai kontur lahan, bangunan rumah akan lebih terjaga suhunya (thermal insulation-red) dan mampu meredam suara (acoustic insulation-red) yang lebih optimal. Sebuah terobosan dalam aplikasi pembangunan rumah tahan gempa,” tutup Wijaya.

    Orizya Village Kaliurang 2 menunjukkan progress penjualan yang cukup signifikan di tahun 2019 ini. Berbagai faktor pendukung menjadi alasannya. Sisi geografis dan berada tak jauh dari berbagai kampus pendidikan makin memberikan nilai plus. Geografis yang berada di kawasan Jogja Utara masih menjadi favorit pencari rumah, serta kondisi lingkungan kawasan yang masih asri berlatar belakang Merapi. Orizya Village Kaliurang 2 memiliki aksesibilitas yang cukup baik. Berada di poros jalur alternatif jalan Kaliurang Km. 9 ke arah Timur, tepatnya di Terung Karangmojo Wedomartani, Sleman. Persisnya di Timur icon kuliner Thengkleng Gajah atau Utara Stadion Internasional Maguwoharjo.

    Dari segi faktor pendukung dunia pendidikan, perumahan Orizya Village Kaliurang 2 memiliki akses yang dekat dengan beberapa Universitas ternama Jogja seperti Kampus Terpadu UII, Kampus USD Paingan, Instiper, UPN Veteran, STIE YKPN, dan Universitas Mercu Buana. Kawasan Orizya Village Kaliurang 2 juga relatif dekat dengan pusat perbelanjaan LotteMart, Trans Mart, Hartono Mall , dikelilingi sentra wisata kuliner dan kawasan wisata alam Kaliurang.

    FX. Kristanto Utomo, selaku Direktur PT. Citra Anugerah Berkat Utama, memaparkan bahwa Penjualan Orizya Village Kaliurang 2 ini, sangat terbantu dengan contoh kawasan hunian kami sebelumnya, yakni Orizya Village Kaliurang. “Banyak konsumen kami merupakan calon konsumen lama yang tertarik di project terdahulu, namun sudah kehabisan unit rumahnya. Sehingga saat kami menghadirkan kawasan terbaru kami ini, calon konsumen merespon dengan waktu yang realtif singkat untuk memutuskan mengambil unit rumah di Orizya Village Kaliurang 2 ini. Data dan fakta ini menunjukkan bahwa potensi pasar properti Utara Jogja masih besar peminatnya.”

    Orizya Village Kaliurang 2 dibangun di lahan seluas 4500 m² dengan menyediakan 21 unit rumah terbagi menjadi tipe 45, tipe 60, dan tipe 85 dengan variasi luas kavlingnya mulai 120 - 240 m². Fasilitas umum yang diberikan Orizya Village Kaliurang 2 diantaranya konsep one gate system, garden area, pos security yang dilengkapi CCTV 24 jam serta mempunyai jalan lingkungan dengan lebar 7 meter.

    “Harga yang kami tawarkan dibandrol saat ini mulai kisaran 850 jutaan, sudah termasuk PPN dan biaya pecah sertipikat dan IMB. Percepatan kenaikan nilai investasi cukup tinggi, untuk tipe yang sama, awal launching masih dikisaran 720 jutaan saja. Untuk makin menggenjot penjualannya, diberikan berbagai promo menarik dan opsi kemudahan lainnya. Metode pembayaran yang disediakan yaitu berupa tunai keras, cash bertahap 12 X kali angsuran tanpa bunga dengan DP bisa 0 % (harga langsung dibagi 12) atau 30%, (sisa pembayaran diangsur 12 kali). Untuk fasilitas KPR, kami juga sudah PKS dengan Bank Mandiri, yang bisa melayani KPR dengan opsi DP ringan 10 % atau 20 %. “Respon pasar cukup menggembirakan, sejak launching April 2019, saat ini kami berhasil menjual 50 % unit rumahnya. Dan untuk memberi stimulus bagi konsumen, menyambut momentum Liburan Natal dan Tahun Baru 2020 ini, kami berikan program promo special discount sampai 50 juta,” papar Kristanto.

    Sudah menjadi komitmen yang kuat developernya, bahwa dalam menyajikan sebuah kawasan hunian harus punya karakter yang kuat dan mengakomodasi dinamika arah tren pasar sesuai jamannya. Kristanto mengatakan bahwa Orizya Village Kaliurang 2 memiliki konsep pitch roof dengan tinggi ± 6 meter pada bangunan menjadi ciri khas tersendiri, secara function memberi keuntungan bagi konsumen yang ingin mengembangkan rumahnya menjadi rumah tumbuh 2 lantai, misalnya dengan penambahan mezanine.

    Sentuhan natural dengan aksen ornamen batu alam yang menjadi penghias fasad depan rumah menjadi pendukung estetika. Selain menambah estetik tampilan fasadnya, saat ini sedang menjadi tren desain interior yang cocok bagi kaum urban modern dan generasi milenial yang modern dan dinamis.

    Taman Nirmala Asri merupakan salah satu produk kawasan hunian premium terbaru, yang hadir di kawasan dalam Ringroad Jogjakarta. Kawasan hunian kelas middle up ini, merupakan persembahan dari developer PT. Roda Pembangunan Jaya, yang sebelumnya berhasil menghadirkan 3 kawasan hunian premium dan eksklusif yang berada di sisi Utara kota Jogja.

    Seperti disampaikan Sari, selaku Marketing Staff PT. Roda Pembangunan Jaya, bahwa kawasan Taman Nirmala Asri ini, mulai di tawarkan ke pasar pasca momentum Lebaran 2019 yang lalu. “Kami mencoba untuk menghadirkan kawasan hunian premium di area pusat kota Jogja, tepatnya sisi Barat Daya kota. Kami cukup yakin dan optimis kawasan Taman Nirmala Asri ini diterima pasar properti Jogja, seperti keberhasilan kami menghadirkan 3 kawasan sebelumnya dengan brand Taman Palagan Asri.”

    Taman Nirmala Asri mempunyai keunggulan utama dari sisi lokasi, karena sangatlah strategis. Tepatnya berada di kawasan Tirtanirmala, atau persis di Utara perempatan Ringroad Madukismo. Terhubung dengan poros Jalan Bugisan yang hanya berjarak tempuh kurang dari 10 menit menuju titik nol kota Jogjakarta serta 20 menit menuju Bandara Internasional Adisutjipto. Tak jauh dengan berbagai fasilitas pendidikan, khususnya kampus favorit Jogjakarta misalnya 20 menit menuju UGM, 5 menit menuju kampus UMY Terpadu dan Univ. PGRI Yogyakarta, serta 10 menit menuju kampus terpadu ISI dan Univ. Ahmad Dahlan Yogyakarta.

    “Hadir dengan total 24 unit rumah premium berkonsep 2 lantai, dan disetting dalam siteplan menghadap poros imajiner Utara dan Selatan yang berada di atas lahan seluas 6885 m². Seperti konsep hunian kami terdahulu, langgam arsitekturnya menghadirkan gaya minimalis modern tropis. Selaras dengan tren hunian bagi segmen kelas middle up di kawasan perkotaan,” papar Sari.

    “Taman Nirmala Asri kami tawarkan pada kisaran harga di mulai 1,6 Miliaran untuk residensialnya serta mulai 1 miliaran untuk unit ruko komersialnya dan harga tersebut sudah termasuk PPN, IMB, dan SHM*. Berbagai model dan tipe kami hadirkan, yakni mulai tipe 108/150 (Aster), tipe 123/175 (Canna), tipe 140/190 (Lily), tipe 171/210 (Vinca), serta tipe rukonya 115/66 dan 98/55,” lanjut Sari menjelaskan.

    Fasilitas unggulan yang terdapat di kawasan Taman Nirmala Asri adalah kawasan berkonsep one gate system, dengan security 24 hours with CCTV, underground utilities, playground, garden & gazebo, serta dukungan jalan lingkungan dengan lebar 8 - 10 meter.

    “Untuk penjualannya, saat ini unit rumah Taman Nirmala Asri ini sudah laku 3 unit, dan kebetulan konsumennya berasal dari luar kota. Motivasi mereka ialah rumah tinggal serta membelikan anak yang masih kuliah sekaligus berinvestasi properti. Saat ini, di lapangan kami sedang pembangunan infrastruktur kawasan, baik tembok keliling, pekerjaan paving block jalan lingkungan, serta pembangunan unit rumah yang sudah terbeli. Kami juga sedang membangun unit rumah contoh, yakni tipe 123 (Canna). Diharapkan dengan kehadiran rumah contoh tersebut bisa memberikan gambaran lebih detail dan jelas secara langsung ke konsumen, baik dari sudut pandang layout ruangan, spesifikasi teknis, maupun kualitas konstruksinya,” tambah Sari.

    Untuk lebih menggenjot penjualan, kami berikan beberapa promo dan kemudahan cara pembayaran. “Momentum libur akhir tahun 2019 ini kami coba optimalkan melalui pameran properti REI di Ambarukkmo Plaza, mulai 19 – 25 Desember 2019. Untuk cara bayarnya kami tawarkan bisa melalui KPR, cash keras, maupun cash bertahap. DP 30 %, bagi yang cash keras dibayarkan sebelum masa pembangunan, untuk cash bertahap bisa diangsur selama 10 kali tanpa bunga atau sesuai masa pembangunan rumahnya. Dan promo ini berlaku juga untuk produk perumahan kami di Solo Raya, yakni Taman Asri Adisutjipto dan Mawar Jambon Adisutjipto,” pungkas Sari.

    Patraland Amarta Apartment merupakan salah satu pilar usaha Patrajasa saat ini memiliki project megah di Jogjakarta, tepatnya di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km 7.5. Dengan konsep yang di usung tak meninggalkan budaya lokal namun tetap berbalutkan fasilitas modern, apartemen ini layak menjadi salah satu pilihan investasi. Diungkapkan Mediaz Rahman NP, selaku General Manager Patraland Amarta Apartment, “Patrajasa yang merupakan anak perusahaan BUMN terbesar di Indonesia yaitu PT. Pertamina Persero, boleh unjuk gigi dengan hadirnya dan terbangunnya project Patraland Amarta yang tepat pada waktunya. Patraland juga telah berhasil menjalin hubungan yang baik dengan PT. Wika Realty sebagai partner konstruksi dalam menumbuhkan dunia perekonomian di sektor properti.”

    Dengan modal kepercayaan atas reputasi induk perusahaan yang bagus dan bukti yang tinggi kepada konsumen ataupun para investor. Patraland Amarta yang berdiri di atas tanah seluas 6300 m² ini, ditahun 2019 berhasil menjual 80 % atau dengan rata rata 16 - 20 unit setiap bulannya unit apartemen dari total 506 unitnya dengan kesepakatan harga terbaik. “Mengikuti ajang pameran properti dan dukungan marketing gallery yang sangat representatif bergaya jawa modern, terbukti telah memikat hati konsumen dan investor yang mampir untuk menggali informasi tentang project besar ini. Bahkan menjadi sebuah kebanggaan para marketing ketika kami mengikuti exhibition di luar kota dan menyapa konsumen dengan sapaan khasnya bahasa jawa 'Monggo dari Jogjakarta' yang selalu memikat para calon pembeli ataupun mereka yang pernah memiliki history dengan kota Jogja,” papar Diaz, sapaan akrabnya.

    Berbicara mengenai fasilitas dan spek bangunan, tentu tidak main-main dalam memberikan kepuasan bagi pemiliknya. Seperti 2 tower tersedia, yang di setiap tower-nya memiliki fasilitas masing masing, terdapat 2 pool, 2 gym, 2 lobby, Spa Hotel, serta balkon yang nyaman untuk menikmati view kota Jogja dengan parkir yang lega. “Setiap calon konsumen yang mengunjungi marketing gallery kami, merasa sangat senang untuk mengikuti “mini tour” mengelilingi project yang telah selesai dikerjakan dan dijelaskan oleh marketing representative kami. Sering pula pengunjung datang diwaktu malam hari, karena terpikat oleh megahnya bangunan Patraland Amarta yang berubah menjadi warna emas pada malam hari karena ekterior lampu gedung yang mengagumkan”, lanjut Diaz semangat.

    “Bagi para calon pemilik unit pada umumnya secara mendasar akan kami gali kebutuhannya dalam memiliki unit apartemen di Jogjakarta, apakah untuk ditinggali sendiri ataukah untuk disewakan? Hal ini tentu memberikan jawaban riil dalam jangka panjang untuk “hidup” bersama Amarta,” terangnya. Tak jarang bagi mereka yang ingin berinvestasi dan banyak pula mereka yang ingin menggunakan unitnya secara pribadi, tentu saja dengan pilihan unit yang disesuaikan dari tipe studio, 1BR hingga 2BR corner yang mencapai 75 m² ditambah dengan keuntungan kenaikan capital gain 8 % setiap tahunnya. Saat awal dibuka dengan harga berkisar 700 jutaan untuk tipe studio, dan saat ini hampir mencapai 800 jutaan untuk tipe dengan luas 28.88 m² ini.

    Tepat pada waktunya Patraland Amarta dibangun dan siap diserah terimakan di penghujung tahun 2019 ini sesuai dengan komitmen bangun, tentu saja bagi mereka yang telah selesai melakukan pembayaran. Namun tak perlu di khawatirkan bagi mereka yang mengambil cicilan, Patraland memberikan keleluasaan untuk pinjam terima kunci agar unitnya dapat digunakan, sehingga para investor pun merasa nyaman untuk berinvestasi bersama Patraland.

    “Promo di akhir tahun 2019 ini, kami berikan banyak sekali pilihan dari cicilan pendek hingga 60 X flat tanpa bunga, dan kemudahan bagi karyawan Pertamina serta anak perusahaannya karena pembayarannya dapat dilakukan melalui auto debet payroll mereka dengan tenggat waktu yang panjang sehingga tidak mengganggu cash flow calon pembeli ataupun investor. Mengenai fasilitas pinjam kunci bagi konsumen umum, mereka cukup menyelesaikan 20 % pembayaran dari harga kesepakatan dan developer memperbolehkan pemilik unit untuk menggarap interior untuk dapat ditempati dan menikmati fasilitas yang disediakan ataupun menyewakannya sebagai passive income.

    Meski Jogjakarta yang masih memiliki beberapa lahan kosong yang diharapkan dapat dibangun hunian ternyata harga jual tanahnya pun sangat fantastis, tak dapat dibandingkan dengan kota lain. Memang untuk biaya hidup di Kota Jogja tergolong murah namun untuk biaya pembelian hunian dengan lokasi yang strategis cukup membuat gigit jari. Untuk itulah Patraland Amarta layak menjadi rujukan memiliki hunian yang strategis di Jogjakarta.

    “Potensi pasar di era 2020 nanti mengenai hunian highrise sesuai ramalan yang berangkat dari konsep Amarta tentu dikatakan bagus. Mengapa? Highrise dengan konsep private hunian hanya dimiliki Amarta, tidak terlalu banyak unit tersedia namun ruang gerak yang sangat lega. Mengingat Jogja sebagai kota wisata dan pelajar tentu banyak sekali pelancong ataupun pelajar yang berasal dari luar kota dimana menereka membutuhkan tempat tinggal yang nyaman. Hal ini telah berhasil amarta wujudkan bagi investor yang akan menyewakan unitnya secara pribadi ataupun bergandengan dengan Patrajasa yang memiliki pengalaman di bidang hospitality-nya di Indonesia. Patraland amarta menjadi bukti yang tak sekedar janji, dan siap “berlari” di tahun 2020,” lanjut Diaz. Amarta tak hanya sekedar hunian biasa, namun sebagai salah satu art yang terpahat dengan megahnya di kawasan Jogja Utara. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain